Cara Pemberian Vaksinasi Untuk Daya Tahan Ayam Sejak Dini

pemberian vaksin pada ayam

Ayam merupakan hewan yang rentan terhadap penyakit, oleh sebab itu pemberian vaksinasi sangatlah perlu agar ayam sejak dini mendapatkan imun atau kekebalan tubuh dari berbagai penyakit yang dapat menyerang kapan saja.

Oleh sebab itu perlu sekali adanya bekal pengetahuan bagi para peternak atau anda yang sedang membiakkan ayam, baik itu ayam aduan maupun ayam potong perihal bagaimana cara pemberian vaksin yang tepat, kapan dan vaksin apa saja yang perlu untuk diberikan kepada ayam peliharaan anda.

Persiapan Untuk Vaksinasi

Tentunya anda perlu melakukan persiapan terlebih dahulu sebelum memberikan vaksin kepada ayam peliharaan anda, berikut ini selengkapnya:

  1. Ayam yang sudah berumur 3 hari sudah bisa diberikan vaksin
  2. Usahakan ayam berada dalam kondisi sehat
  3. Jika vaksin yang diberikan melalui media air minum, maka ayam perlu dipuasakan selama 2 jam sebelum diberikan vaksin tersebut.
  4. Vaksi yang akan diberikan tidak boleh terkena sinar matahari langsung
  5. Sebaiknya vaksin disimpan didalam lemari es

Setelah persiapan anda lakukan, selanjutnya anda bisa memberikan vaksin tersebut secara rutin tergantung dari jangka waktu pemeliharaan ayam tersebut.

Contoh jika ayam anda rentan waktu pemeliharaannya 6 – 12 Minggu, maka ayam tersebut bisa diberikan vaksin beberapa kali sampai ayam siap panen.

Program Pemberian Vaksin Untuk Mencegah Penyakit Ayam

vaksin medivac

Karena di Indonesia sendiri beberapa penyakit sangat rentan untuk muncul pada ayam, maka pemberian vaksin dibagi menjadi:

  1. Ayam yang sudah berumur 3 hari dapat diberikan vaksin Strain F atau Strain RVS2 dengan tujuan agar ayam terhindar dari penyakit Newcastle Disease serta penyakit Tetelo. Cara pemberiannya adalah dengan meneteskan vaksin pada pada ayam.
  2. Pada saat ayam berumur 10 hari, ayam bisa diberikan vaksi gumboro, agar ayam terhindar dari penyakit gumboro dengan cara meneteskan vaksin pada mulut atau air minum.
  3. Setelah ayam berumur 21 hari, ayam bisa diberikan vaksin strain F atau strain RIVS2 kembali.

Harap diiingat adalah pada saat pemberian vaksin, tidak boleh ada vaksin yang tercecer pada badan atau kandang ayam karena bisa menimbulkan bibit penyakit.

Jika ada sisa vaksin yang tidak digunakan lebih dari 4 jam, sebaiknya dibuang karena sudah tidak layak digunakan lagi.

Hentikan pemberian vaksin satu minggu sebelum ayam potong siap untuk dipanen karena, dikhawatirkan vaksin justru akan memberikan residu pada daging ayam.


Kesimpulan
Memang saat ini sudah banyak strain bibit ayam unggulan yang lebih tahan terhadap serangan penyakit, tetapi untuk beberapa jenis penyakit seperti virus atau bakteri, pemberian vaksin sangatlah perlu karena jika ayam sudah terjangkit virus atau bakteri maka ayam tidak bisa disembuhkan lagi dan harus dimusnahkan. Oleh sebab itu tahapan ini sangat penting bagi anda yang memelihara atau menternakkan ayam apapun jenisnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *