Mempersiapkan dan Mengairi Ayam Yang Turun Kalangan

Mempersiapkan dan Mengairi Ayam Yang Turun Kalangan

Berikut ini saya mau membagi tips bagaimana mempersiapkan ayam yang akan turun kalangan juga bagaimana cara mengairi ayam tersebut mulai dari air pertama sampai pertandingan selesai.

Pertandingan ayam layaknya pertandingan tinju, jalannya pertandingan kadang berlangsung cepat kadang berlangsung lama. Mirip seperti jika kita melihat tinju, biasanya petinju yang bertanding saat memasuki jeda istirahat akan diberikan minum, dikompres matanya juga di basahi badannya.

Sebenarnya pada ayam juga sama, dalam pertandingan adu ayam di kalangan, biasanya dibagi menjadi beberapa ronde, dimana tiap ronde diberi waktu selama 15 menit (satu air). Setelah tiap ronde berakhir, maka ayam akan diberikan waktu istirahat selama 5 menit. Biasanya para botoh masing-masing akan membasahi ayam jago mereka dengan air dan memberi minum, makanya istilahnya jadi satu air.

Tentunya banyak yang bertanya-tanya apa sih sebenarnya tujuan dari memberi air ini, apakah memang benar-benar berguna dan bagaimana tips sebelum bertanding, untuk air kesatu, kedua dan seterusnya.

Persiapan sebelum turun kalangan.
Ayam yang sudah dipersiapkan untuk turun kalangan 15 menit sebelum bertanding bisa diberikan Nasi + Gula Merah. Nasi tidak perlu banyak, hanya setengah kepal saja, kemudian berikan gula merah seperempat lempeng. Tujuan dari pemberian nasi + gula ini adalah sebagai booster atau energi instant agar ayam memiliki stamina lebih saat nanti turun di kalangan.

Setelah Air satu
Setelah air pertama, jika pertandingan masih akan dilanjutkan, cara yang benar adalah dengan membasahi kepala ayam dengan spons yang telah direndam air bersih sampai basah, tujuannya agar ayam tenang. Kemudian lanjutkan dengan mengkorok ayam menggunakan bulu 1 kali saja, tujuannya adalah melancarkan pernafasan ayam dan menghilangkan lendir jika ada. Beri minum ayam, kemudian basahi leher sampai basah kuyup. Setelah bagian leher, buka sayap kiri dan kanan basuh dengan spon yang basah dengan air juga sampai basah kuyup. Lalu kasih minum lagi.

Setelah itu pindah pada bagian seluruh dada depan, ke pangkal paha hingga sampai pada supit, lalu ke bagian brutu, bulu rawis hingga pangkal leher basahi semuanya hingga basah kuyup, tujuannya adalah agar suhu di tubuh ayam sepenuhnya turun dan ayam tidak terkena overheat. Jaga jangan sampai bulu ayam pada bagian sayap basah.

Umbar ayam sebentar sambil melihat apakah ayam masih bisa bertanding, tidak ada lagi otot yang kram dan ayam bisa mengepakkan sayapnya. Setelah itu keringkan ayam dengan mengelap menggunakan kain sampai seluruh bagian badan tidak ada lagi air yang menetes. Umbar lagi sebentar, kemudian berikan sedikit pijatan pada bagian otot-otot ayam dibagian sayap, paha dan leher agar otot menjadi rileks dan tidak kaku. Ayam siap untuk turun bertanding lagi.

ayam lagi santai di bak

Setelah Air dua
Sebenarnya pada air kedua juga tidak banyak perbedaan, yang pasti korok ayam satu kali kemudian kompres menggunakan spon basah bagian dada, dubur, bagian bawah sayap, tujuannya selalu agar suhu badan tetap stabil dan tidak menjadi terlalu panas.  Umbar ayam sebentar untuk melemaskan otot lihat kondisi ayam apakah masih seimbang, lalu berikan pijatan pada leher, pangkal sayap dan paha. Beri minum lalu keringkan, ayam sudah bisa digunakan untuk turun air selanjutnya.

Setelah Air tiga
Pada air ketiga, berarti ayam sudah mulai terkuras staminanya. Disini kita perlu mengkorok lagi ayam satu kali, kemudian spetkan campuran air dengan fatigon yang sudah dilarutkan dengan air, kemudian beri ayam minum. Selanjutnya tinggal membasahi badan ayam seperti pada tahap sebelumnya, umbar sebentar lalu keringkan, dan umbar lagi, beri minum lalu ayam siap untuk turun air empat.

Air Seterusnya
Selepas ini, anda hanya perlu mengkorok ayam, mengompres badan dan luka-luka pada bagian ayam. Tetapi harap selalu ingat bulu pada bagian sayap tidak boleh basah, suhu badan tidak boleh terlalu panas, umbar lagi ayam, jika sudah tidak memungkinkan jangan terlalu dipaksakan.

ayam lagi di airi

Tips Tambahan
Harap diketahui bahwa tips diatas sebelumnya berlaku untuk pertandingan ayam yang tutup jalu, untuk anda yang memainkan pertandingan adu ayam menggunakan jalu, jangan basahi ayam pada bagian leher juga punggung agar ayam bisa bergerak lebih cepat dan melancarkan pukulan lebih dahulu. Jangan gara-gara basah pada bagian leher dan punggung membuat pukulan ayam jadi lambat dan ayam terkena pukulan terlebih dahulu dari lawan.

Kurang lebih seperti itu pengetahuan yang saya miliki seputar persiapan dan cara mengairi ayam jago yang benar saat turun ke kalangan. Jika ada yang tulisan yang tidak dianggap berkenan saya mohon maaf karena saya juga masih pemula dalam dunia ayam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *